Latest News

Friday, July 5, 2019

INSTITUT STIAMI MELAKUKAN PENANDATANGAN PERJANJIAN KERJASAMA DAN MOU DENGAN BUMN PT INDAH KARYA

institut stiami melakukan penandatangan perjanjian kerjasama dan mou dengan bumn pt indah karya

Bandung – STIAMINEWS – Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi bersama dengan Kementerian BUMN (Badan Usaha Milik Negara)  menjalin kerjasama dalam Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB). Program ini adalah salah satu upaya pemerintah dalam mempersiapkan Mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta maupun Negeri dalam menghadapi dunia industi global yang menuntut mahasiswa berkompetisi tidak hanya di dalam negeri tapi juga pada skala internasional. Dalam hal ini, Institut Stiami juga ikut berpartisipasi dan bekerjasama dengan beberapa BUMN, salah satunya adalah PT. Indah Karya Bandung yang bergerak di bidang Konsultasi Teknik dan Manajemen.

Bagian Pengembangan Karir dan Hubungan Alumni (Career Center) Program Sarjana dan Pascasarjana Institut Stiami melakukan Penandatangan MoU dalam rangka Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) dan Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan PT Indah Karya. Penandatangan ini dilaksanakan di kantor pusat PT Indah Karya di Bandung, Senin (15/04).

Penandatanganan MoU ini PT Indah Karya diwakili oleh   Tedy Triadi selaku Kepala Divisi SDM dan Umum & Infrastruktur Sosial. Sedangkan Institut Stiami diwakili oleh Yoka Mai Patria, S.AP., M.A selaku Kepala Bagian Career Center Institut Stiami Program Sarjana dan Indriani Rahayuningtyas, S.AP, M.A selaku Kepala Sub Bagian Alumni dan Kerjasama Institut Stiami Program Pascasarjana. Kegiatan ini sangat disambut baik oleh pihak PT. Indah Karya.

Besar harapan Institut Stiami yaitu tidak hanya bisa bekerjasama dengan PT. Indah Karya saja tetapi juga bisa bekerjasama dengan BUMN lainnya, dan mahasiswa Institut Stiami yang mengikuti PMMB dapat memberikan kontribusi kepada BUMN tempat mereka magang. (Fitri/Dela)

BIMTEK PERGURUAN TINGGI PENERIMA BANTUAN PENGEMBANGAN LAYANAN PUSAT KARIR OLEH KEMENRISTEK DIKTI

bimtek perguruan tinggi penerima bantuan pengembangan layanan pusat karir oleh kemenristek dikti

Bandung - STIAMINEWS - Bagian Pengembangan Karir dan Hubungan Alumni Pascasarjana Institut STIAMI hari ini (Selasa, 16 April 2019) melakukan kegiatan Bimbingan Teknis Perguruan Tinggi Penerima Bantuan Pengembangan Layanan Pusat Karir

Lanjutan Tahun Anggaran 2019 wilayah III dan IV DKI Jakarta dan Jawa Barat yang diselenggarakan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (RISTEKDIKTI) bertempatan di Universitas Widyatama, Bandung.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Perguruan Tinggi Kopertis wilayah III dan IV, dimana wilayah kopertis III adalah wilayah DKI Jakarta dan wilayah Kopertis IV adalah wilayah Jawa Barat. Institut STIAMI berkesempatan untuk hadir kedalam kegiatan bimtek tersebut yang di wakili oleh Yoka Mai Patria S.AP ,M.A sebagai Kepala Bagian Pengembangan Karir dan Hubungan Alumni dan didampingi oleh Indriani Rahayuningtyas, S.AP, M.A sebagai Kepala Sub Bagian Alumni & Kerjasama.

Bimtek terbagi menjadi 4 sesi yaitu sesi pertama pembahasan tentang Kebijakan Ditjend Belmawa tentang Program Bantuan PKPKL T.A 2019, kemudian sesi kedua membahas tentang Pengembangan Pusat Karir dan Kegiatannya di Tingkat Perguruan Tinggi, sesi ketiga membahas tentang penelusuran Alumni/Tracer Study (TS) dan sesi terakhir (keempat) Simulasi Pengisian Tracer Study online dan diskusi/tanya jawab.

Kami berharap semoga dengan mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis Perguruan Tinggi Penerima Bantuan Pengembangan Layanan Pusat Karir dapat memberi wawasan lebih luas terkait implementasi Pengembangan Karir bagi Alumni Institut STIAMI dan Alumni Institut STIAMI program Vokasi (D3), Sarjana(S1) dan Magister(S2) dapat lebih terkordinir data maupun informasinya.

Thursday, July 4, 2019

Seminar Prog. Vokasi “Peranan Vokasi Dalam Peningkatan Kualitas SDM di Era Keterbukaan Informasi"

Seminar Prog. Vokasi “Peranan Vokasi Dalam Peningkatan Kualitas SDM di Era Keterbukaan Informasi"

Jakarta – STIAMINEWS – Penyelenggaraan seminar yang dilakukan secara periodik untuk seluruh program yang kali ini diselenggrakan oleh  Program Vokasi merupakan program wajib yang diikuti mahasiswa dalam rangka peningkatan wawasan pengetahuan sehingga terbangun atmosfir akademik guna mendukung terwujudnya tradisi budaya ilmiah di lingkungan Institut Stiami yang memiliki kepekaan dan senstifitas terhadap persoalan – persoalan kebangsaan sebagai pengejawantahan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dengan mengangkat tema mengenai “Peranan Pendidikan Vokasi Dalam Ragka Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia  di Era Keterbukaan Informasi” seminar nasional ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 03 Februari 2018 bertempat di Hotel Daily Inn, Jl. Jenderal Ahmad Yani Kavling 67, Cempaka Putih Timur Jakarta Pusat

Seminar Prog. Vokasi “Peranan Vokasi Dalam Peningkatan Kualitas SDM di Era Keterbukaan Informasi"
Seminar Nasional ini menghadirkan pembicara Bpk. Haryadi, Ph.D. (Bidang Revitalisasi Pendidikan Tinggi Vokasi Direktur Jenderal Kelembagaan Pendidikan Tinggi Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI), Prof. Dr. John Hutagaol, M. Acc, SE. Ak. (Direktur Perpajakan Internasional Kementerian Keuangan RI) dan Bpk. Drs. Asep Gunawan, MM (Direktur Bina Pemagangan Direktorat Bina Pelatihan dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan RI) dengan moderator Bpk. TS Reza. SE. MM, dihadiri oleh 525 peserta yang  terdiri dari Mahasiswa Program Vokasi dan Dosen  Institut STIAMI.

Seminar Prog. Vokasi “Peranan Vokasi Dalam Peningkatan Kualitas SDM di Era Keterbukaan Informasi"
Dr. Ir. Panji Hendrarso, MM selaku Rektor Institut Stiami dalam sambutannya menyampaikan kebutuhan akan kompetensi terapan yang langsung dapat memenuhi kebutuhan industri dilahirkan oleh lulusan pendidikan vokasi. Pendidikan vokasi dalam prosesnya menekankan pada pengembangan praktek/terapan dibanding yang sifatnya teoritis. Peserta didik diberikan kemampuan yang dapat memberikan solusi dan pengembangan kreativitas berbasis potensi individu. Industri memerlukan sumber daya manusia yang dapat mengoperasikan program perusahaan. Proses adaptasi menjadi lebih singkat, karena lulusan pendidikan vokasi dapat langsung memahami dan melakukan pekerjaan sesuai kebutuhan industri.

Institut STIAMI melalui Program Diploma III Manajemen Perpajakan, Program Diploma III Administrasi Bisnis dan Program Diploma IV atau Sarjana Terapan Akuntansi Lembaga Keuangan Syariah telah mencanangkan dalam Rapat Kerja Manajemen beberapa waktu lalu berupa Program Revitalisasi. Menurut Bpk. Ardiansyah, SE, MA selaku Direktur Program Vokasi, Program ini diharapkan akan mendorong Program Vokasi Institut STIAMI bisa menjadi Program Vokasi yang dapat diandalkan di tingkat nasional bahkan bisa mewarnai juga di tingkat internasinoal. Oleh karena itu kami mengharapkan dukungan  dari Kementerian Ristek Dikti, Kementerian Ketenagakerjaan dan tentunya juga kepada Direktorat Jenderal Pajak RI untuk dapat membantu menyukseskan keinginan kami mewujudkan keunggulan Program Vokasi sehingga berdaya saing di tingkat nasional dan internasional.

Materi narasumber yang dimulai oleh Prof. Dr. John Hutagaol, M. Acc, SE. Ak. (Direktur Perpajakan Internasional Kementerian Keuangan RI) menyampaikan “Perekonomian selalu berkembang dan terus maju dimana kita sedang menghadapi era digital ekonomi. Jika dilihat dari aspek perpajakan, semua komunitas di dunia mendorong keterbukaan dibidang perpajakan yang akan menciptakan iklim yang kondusif. Lingkungan pajak sekarang sudah berubah hal ini karena dipengaruhi oleh globalisasi dan digitalisasi sehingga diminta keterbukaan  dalam hal regulasi, untuk itu pemerintah sedang memberikan kesempatan kepada perguruan tinggi untuk diseleksi agar mendapat sertifikat Brevet A. Dalam era digital ini yang harus dibangun adalah kolaborasi, terjadinya perubahan yang mendasar mengenai cara kita berlajar, berkomunikasi dan berusaha yang  berdampak pada presentasi mahasiswa yang murni sekitar 10-15% dan sisanya adalah pelaku usaha dengan memanfaatkan peluang e-commerce ” 

Drs. Asep Gunawan, MM (Direktur Bina Pemagangan Direktorat Bina Pelatihan dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan RI) menyampaikan Program Vokasi mengajarkan proses how to know and how to do, hal ini menjadikan peningkatan kualitas SDM di Indonesia menjadi sangat strategis.  Tiga pilar sistem pengembangan berbasis kompetensi, dapat diterapkan dalam sistem pendidikan vokasi. Kurikulum didesain kepada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), disertifikasi kompetensi oleh otoritas Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) sebagai upaya penjaminan mutu lulusan program vokasi yang berdampak pada peningkatan kualitas dan daya saing lulusan pendidikan vokasi.

Dunia kerja nasional yang didominasi oleh tenaga kerja under-qualified memerlukan terobosan dalam hal peningkatan kompetensi tenaga kerja menjadi syarat mutlak dalam peningkatan daya saing. Peningkatan daya saing tenaga kerja melalui pemagangan nasional merupakan kebijakan pemerintah untuk meningkatkan keterampilan dengan bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan dan lembaga

Narasumber terakhir yaitu Bpk. Haryadi, Ph.D. (Bidang Revitalisasi Pendidikan Tinggi Vokasi Direktur Jenderal Kelembagaan Pendidikan Tinggi Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI) menyampaikan materi mengenai  optimalisasi pendidikan vokasi dalam peningkatan kualitas perguruan tinggi, sebaran 14 kawasan industry prioritas hingga revitalisasi pendidikan vokasional. “Jika kita ingin mempunyai dasa saing maka vokasional harus ditingkatkan” ujarnya.

Mahasiwa memanfaatkan momentum kehadiran para narasumber sebagai Stakeholder dengan menjadi peserta yang aktif menyimak bahkan menyampaikan pertanyaan-pertanyaan.  Seminar Nasional ini sangat bermanfaat sekali bagi mahasiswa vokasi karena dunia kerja memerlukan SDM handal dan kompetitif, mahasiswa vokasi diharapkan dapat langsung memahami dan melakukan pekerjaan sesuai kebutuhan dunia kerja pada era keterbukaan informasi,  yang sejatinya memerlukan level kompetensi dari mulai teknis, manajerial dan practice. Kerjasama pemagangan bersertifikasi dan kolaborasi antara program vokasi perguruan tinggi dengan para stakeholders diperlukan untuk membantu lulusan siap kerja, mudah diterima di dunia kerja, yang  akan berkontribusi pada penurunan angka pengangguran.
Penulis Selvi

Seminar Prog. Vokasi “Peranan Vokasi Dalam Peningkatan Kualitas SDM di Era Keterbukaan Informasi"

Loker - Finance AR Staff

Finance AR Staff
Our vision is to improve medical practice in Indonesia by utilizing high technology equipments in Operating Theaters and ICU environment. As proof of it’s commitment to improvement of medical technology in Indonesia, PT. Surgika Alkesindo has become the sole agent for several world-leading medical equipment manufacturer, i.e.: Valleylab (USA), USSC (USA), Nellcor Puritan Bennett (USA), Atmos (Germany), and Richard Wolf (Germany). We are looking individual who has highly motivated, dedicated and innovative to join with us.



Finance AR Staff
Requirements :
  • Sarjana
  • pengalaman 1 tahun
  • Majoring of Tax or Accounting/ Financial Management preferably from a reputable university.
  • Having experiences in the same role.
  • Honest, having excellent interpersonal skill, attention to detail, strong sense of urgency, problem solving and self motivation.
  • Good personality and honest.
  • Based in South Jakarta
Job Descriptions:
  • Handling daily transaction such as account receivable, account payable and tax.
  • Data verification and prepare daily cash flow report, etc.
  • Prepare payment planning and budget.
  • Handling tax matters.
  • Prepare weekly and monthly financial reports.
Address :
Ktr Pusat Ged Indra Central Jl Letjen R Soeprapto 60 Ged Indra Central Unit G-H Cempaka Putih Barat, Cempaka Putih Jakarta Pusat 10520 DKI Jakarta
No. Telepon (021) 4253634

Send Your CV at Company Address 

5 tips and trick agar IPK kamu tinggi

5 tips and trick agar IPK kamu tinggi

Salah satu pencapaian besar yang ingin diraih mahasiswa adalah meraih IPK tinggi. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) merupakan nilai hasil ujian tiap semesternya hingga sampai akhir semester saat wisuda nanti, para mahasiswa akan mendapat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK).

Memang sih, meraih IPK gak gampang banyak hal yang harus diperjuangkan dan dikorbankan. Tapi, kalau lo jeli ternyata ada 5 hal sepele lho yang jika dilakukan bakalan memperbesar peluangmu meraih IPK tinggi.
  1. Harus Menguasai Kisi – kisi : Kalau lo gak sanggup menguasai seluruh materi peekuliahan, lo wajib banget nih menguasai kisi-kisi yang dikasih sama dosen lo. Kisi-kisi biasanya merupakan informasi penting tentang materi apa saja yang bakal dikeluarkan saat ujian sehingga lo bisa fokus pada kisi-kisi yang diberikan. Kisi-kisi biasanya udah mencakup inti materi perkuliahan, dan kalau lo menguasai kisi-kisi nih, biasanya minimal 70% soal bisa lo jawab lho. IPK tinggi sebenarnya bukan hanya soal meraih nilai tinggi saja, tapi gimana selalu mempertahankan IP yang sudah bagus sehingga nilanya bisa stabil sampai akhir.
  2. Aktif bertanya kalau di kelas : Aktif bertanya juga hal sepele yang gak bisa lo anggap remeh lho. Dengan bertanya lo akan mendapat jawaban dan pastinya lo bakalan makin tahu. Apa yang lo tanyakan sendiri pada dosen juga pasti lebih bisa lo ingat dan pahami dibandingkan pertanyaan teman lo kepada dosen.Selain itu, lo juga bakalan lebih mudah nih dikenal oleh dosen kalau lo sering bertanya apalagi sering menjawab pertanyaan spontan yang dilontarkan oleh dosen. Jadi, jangan malu bertanya ya kalau ada pertanyaan di benak lo segera angkat tangan dan bertanyalah.
  3. Mengerti dengan presentasi penilaianNah, ini nih hal sepele pertama yang sering banget dilupain sama mahasiswa. Lo perlu paham dengan persentase penilaian supaya lo bisa menyusun strategi perkuliahan lo dengan baik. Presentase penilaian sendiri berbeda-beda tiap kampus ya walau hampir sama. Contohnya, ada kampus yang menerapkan nilai UAS 40%, UTS 30%, quiz dan tugas 20% serta absensi kehadiran 10%. Jadi, lo perhatiin deh mana persentase yang paling besar, itulah kesempatan lo meraih nilai tinggi. Setiap persentase itu penting tapi lebih penting lagi bagaimana memaksimalkannya. Usahakan untuk bisa mendapat nilai tinggi dari setiap komponen penilaian yang sudah ditentukan, kalaupun gak bisa usahakan lo mendapat nilai tinggi pada presentase paling besar. Jadi, kalaupun nilai UTS lo kurang bagus lo bisa memaksimalkannya pada nilai tugas dan UAS. Lebih efisien kan?
  4. Hindari Tipsen! : Rasanya bukan mahasiswa banget kalo belum nyobain yang namanya Tipsen. Tipsen seakan menjadi budaya disetiap kampus. Eh tapi hindarin deh tipsen kalau mau IPK tinggi. Absen sendiri masih berhubungan erat dengan presentase penilaian ya, meski gak semua kampus menerapkan hal yang sama. Yakin aja, kalaupun absen hanya mempengaruhi 10% saja pun mungkin aja bisa menyelamatkan nilai lo yang hampir jatuh. Nah, dengan jarang absen lo bisa menyerap pelajaran lebih baik dengan mendengar pemaparan materi langsung dari dosen. Selain itu, lo bakalan selalu up to date mengenai info penting dalam perkuliahan lo yang sedikit banyak pasti bisa mempengaruhi IPK lo juga. Jadi, kalau gak ada urusan yang mendesak sebaiknya jangan sering absen ya atau buatlah surat izin jika memang lo benar-benar tidak bisa hadir dalam perkuliahan.
  5. Banyak Baca Buku : Banyak membaca sebenarnya sudah menjadi rahasia umum yang banyak diketahui orang kalau mau pintar. Namun, faktanya masih banyak orang yang enggan melakukan aktivitas positif ini. Sebenarnya membaca bagi mahasiswa itu gak sekedar memahami text book ataupun catatan saja ya melainkan apapun informasi yang terkait dengan jurusan perkuliahan lo. Selain baca buku tentang perkuliahan lo sendiri, baca buku apapun juga bakal menambah wawasan lo nih. Ohiya baca buku juga menambah perbendaharaan kosakata lo nih. Jadi kalo ujian ya bisa lah retorika sedikit.
Jadi, IPK tuh bukan segala-galanya tapi kalo bisa diperjuangkan ya bakal jadi kebangaan diri sendiri juga. Menurut lo gimana, apakah ada cara lain untuk dapet IPK tinggi?

Jangan lupa follow dan add social media INSTITUT STIAMI lainnya ya! 
Line: institut.stiami
Twitter: @kampusstiami
Facebook: InstitutStiami
IG: institut_stiami
Youtube: Institut STIAMI
.
Untuk informasi lebih lanjut hubungi:
Telp : 021-421-3380
WA: 0821-1174-1144
Web: www.stiami.ac.id
Mail: multimediapr@stiami.ac.id